Media Online
Media Cetak
Media TV
Infografis
Meme's
Konten.co.id Senin, 11 November 2019 20:39 WIB
Positif
Kementrian Agama (Kemenag) RI melakukan revisi terhadap buku Pendidikan Agama Islam tingkat 1-12 SD, SMP, SMA. Hal tersebut dilakukan untuk mencegar paham radikalisme.
Liputan6.com Senin, 11 November 2019 20:38 WIB
Positif
Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melempar wacana untuk mengubah istilah radikalisme dengan manipulator agama. Penggantian istilah tersebut dimaksudkan agar dapat mudah dipahami masyarakat.
Celebestopnews.com Senin, 11 November 2019 20:36 WIB
Positif
Jakarta – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan pihaknya akan menulis ulang 155 buku-buku pelajaran sekolah jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Sindonews.com Senin, 11 November 2019 20:35 WIB
Positif
Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk menulis ulang 155 buku-buku pelajaran sekolah jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Kompas.com Senin, 11 November 2019 18:47 WIB
Positif
Jakarta - Kementerian Agama ( Kemenag) tengah menulis ulang buku pelajaran agama di sekolah yang isinya menitikberatkan pada moderasi keberagamaan.
Minews.id Senin, 11 November 2019 18:40 WIB
Positif
Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema “Mengedepankan Strategi Deradikalisasi” yang menghadirkan dua narasumber dari Kementerian diantara dari Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Jakarta, Senin, (11/11/2019).
Kumparan.com Senin, 11 November 2019 18:35 WIB
Positif
Pemerintah tengah gencar mencegah penyebaran radikalisme di tengah-tengah masyarakat. Dalam mendukung upaya ini, Kementerian Agama (Kemenag) mendorong universitas memiliki pusat studi/kajian keagamaan.
Liputan6.com Senin, 11 November 2019 18:30 WIB
Positif
Jakarta - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamarudin Amir, mengatakan pihaknya siap mendistribusikan 155 buku agama baru berkonten antiradikalisme. Buku ini rencananya akan dibagikan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas.
Jpp.go.id Senin, 11 November 2019 18:28 WIB
Positif
Jakarta – Penyebab radikalisme sangatlah kompleks. Mulai dari persoalan ekonomi, kesenjangan sosial, ketidakpuasan, dan juga ketidakadilan. Dalam hal itu, agama sering dikorbankan, dimanipulasi, dan dieksploitasi untuk sampaikan pesan-pesan yang tidak betul. Bersyukur Indonesia memiliki infrastruktur sosial yang kuat untuk menangkal ideologi radikal.
Jpp.go.id Senin, 11 November 2019 18:15 WIB
Positif
Jakarta – Ketaatan terhadap konstitusi merupakan sebuah kewajiban. Sedangkan pengkhianatan terhadap konstitusi adalah haram.
Merdeka.com Senin, 11 November 2019 18:01 WIB
Positif
Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amir mengatakan pihaknya menulis ulang buku pelajaran agama. Penulisan ulang ini dilakukan untuk mencegah paham radikal.
Sindonews.com Senin, 11 November 2019 17:50 WIB
Positif
Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengungkapkan di era digital, diskusi mengenai paham radikal sulit dikendalikan.
Tribunnews.com Senin, 11 November 2019 17:47 WIB
Positif
Jakarta - Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengatakan penyebab radikalisme tidak hanya diakibatkan satu faktor saja.
Antaranews.com Senin, 11 November 2019 17:43 WIB
Positif
Jakarta - Kementerian Agama akan menggandeng organisasi massa Islam besar di Indonesia untuk bersama-sama melakukan upaya mencegah radikalisme (deradikalisasi). Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan ormas Islam yang dilibatkan termasuk juga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.
Kumparan.com Senin, 11 November 2019 16:59 WIB
Positif
Kementerian Agama (Kemenag) tengah menggodok ulang kurikulum tentang pelajaran agama Islam untuk siswa sekolah. Hal ini dilakukan untuk mencegah paham radikalisme dan perpecahan sejak dini yang mungkin menyusup ke pelajaran agama.
Harianjogja.com Senin, 11 November 2019 16:55 WIB
Positif
Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menulis ulang buku agama di lingkungan sekolah untuk menghalau radikalisme. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan buku tersebut dicetak mulai dari tingkat SD hingga SMA maupun madrasah ibtidaiyah sampai aliyah.
Detik.com Senin, 11 November 2019 16:32 WIB
Positif
Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menulis ulang buku-buku pelajaran agama di Indonesia. Penulisan ulang ini untuk mencegah radikalisme.
Suara.com Senin, 11 November 2019 16:30 WIB
Positif
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan Indonesia tidak mudah untuk dimasuki ideologi-idologi lain selain dari Pancasila, termasuk pemahaman radikal yang belakangan menjadi musuh dan lawan negara.
- Senin, 11 November 2019 16:26 WIB
Positif
Jakarta – Penyebab radikalisme sangatlah kompleks. Mulai dari persoalan ekonomi, kesenjangan sosial, ketidakpuasan, dan juga ketidakadilan. Dalam hal itu, agama sering dikorbankan, dimanipulasi, dan dieksploitasi untuk sampaikan pesan-pesan yang tidak betul. Bersyukur Indonesia memiliki infrastruktur sosial yang kuat untuk menangkal ideologi radikal.
- Senin, 11 November 2019 16:23 WIB
Positif
Jakarta - Kementerian Agama tengah melakukan perubahan isi buku ajaran agama murid sekolah, di semua kelas tingkatan sekolah. "Kami lakukan perubahan secara besar-besaran dan masif. Desember 2019 nanti diluncurkan," jelas Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), dalam forum diskusi media, FMB 9, yang diinisiasi Kementerian Kominfo, di ruang serba guna KemKominfo, Senin (11/11/2019).