Mau Tiru Gaya Ngantor Jaman Now, PNS Kerja Dari Rumah

TANGGAL :
Jum'at, 9 Agustus 2019

JAM NAIK BERITA :
21:18:25

MEDIA :
Metrobatam.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Setiawan Wangsaatmaja, Deputi SDMA KemenPAN-RB

TONE :
Pro

TOPIC :
Smart ASN

CATEGORY :
Kementerian PAN-RB

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 15.000.000

AD :
Rp. 5.000.0000

LINK ORIGINAL :

Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokraasi (PANRB) membuka wacana pegawai negeri sipil (PNS) bekerja dari rumah. Pemerintah akan mendesain sistem kerja seperti halnya perusahaan rintisan atau startup.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir mengatakan, wacana kerja dari rumah konteksnya ialah mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat kerja sebuah organisasi bisa dilakukan di mana saja.

“Konteksnya adalah ketika dukungan teknologi informasi terhadap performa kerja organisasi sudah sedemikian tinggi maka tempat kerja bisa di mana saja. Tidak saja di organisasi pemerintah juga di swasta,” kata dia kepada detikFinance, Jumat (9/8/2019).

Bagi pemerintah, dia bilang, akan mengikuti perkembangan zaman dengan memperkuat e-government dengan dukungan sumber daya manusia yang kuat di bidang teknologi informasi.

“Kita akan memperkuat e-government dengan SDM aparatur yang kuat di IT,” ujarnya.

Meski begitu, dia mengatakan, wacana PNS kerja di rumah masih perlu pembahasan. Dia bilang, itu masih ide awal. “Yang muncul di media itu masih perlu pembahasan. Masih tahap awal,” ujarnya.

“Masih ide awal dalam konteks e-government,” tambahnya.

Sebelumnya, Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja membuka wacana PNS kerja di rumah. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendesain sistem kerja PNS di kementerian dan lembaga agar bisa meniru gaya perusahaan rintisan atau startup.

Setiawan mengungkapkan, ke depan PNS akan memiliki fleksibilitas kerja.

“Nanti akan bisa kerja dari rumah, tinggal ngatur aturannya kayak bagaimana,” katanya dalam Forum Merdeka Barat di Auditorium KemenPAN-RB, Jakarta, Kamis (8/8/2019).