Pemkot Tangerang Pertanyakan Skema ASN Kerja Dari Rumah

TANGGAL :
Jum'at, 9 Agustus 2019

JAM NAIK BERITA :
21:31:37

MEDIA :
Medcom.id

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Setiawan Wangsaatmaja, Deputi SDMA KemenPAN-RB

TONE :
Pro

TOPIC :
Smart ASN

CATEGORY :
Kementerian PAN-RB

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 15.000.000

AD :
Rp. 5.000.0000

LINK ORIGINAL :

Tangerang - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (KemenPAN-RB) tengah menggodok wacana Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat bekerja dari rumah. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mempertanyakan skema sistem kerja dari KemenPAN-RB tersebut.
"Saya belum mengerti maksudnya seperti apa, bekerja dari rumah itu berapa jam, masih belum jelas. Jadi belum bisa berani komentar apa-apa misalnya komentarin sesuatu yang masih wacana," ujar Kepala Bagian Humas Pemkot Tangerang Ahmad Ricky Fauzan saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Agustus 2019.

Ricky menjelaskan, pihaknya pun belum menerima surat apapun dari KemenPAN-RB terkait ASN dapat bekerja di rumah. Lanjutnya, hal tersebut karena Pemerintah Pusat tengah menggodoknya.

"Belum ada surat dari Pemerintah Pusat ke Pemkot. Jadi masih wacana di pusat saja itu. Saya yakin Pak Wali Kota Tangerang (Arief R Wismansyah) juga belum bisa bicara apa-apa terkait hal tersebut," katanya.

Wacana agar PNS bisa bekerja dari rumah sebelumnya dilontarkan Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmaja. Kemenpan-RB pun tengah mendesain sistem kerja PNS di kementerian dan lembaga agar bisa bekerja lebih fleksibel dengan meniru sistem kerja perusahaan rintisan atau startup.

Fleksibilitas kerja dinilai menjadi hal penting menyusul prediksi terjadinya perubahan besar pada profil pekerja pada 2024, termasuk PNS sudah melek teknologi.

"Kami sedang rencanakan itu, kerja dari rumah bisa, kerja dari ujung sana juga bisa, nanti diatur bagaimana aturannya," kata dia dalam diskusi Forum Merdeka Barat, Kamis, 8 Agustus 2019.