Kemenpan RB Buka Kemungkinan PNS Bisa Kerja dari Rumah

TANGGAL :
Jum'at, 9 Agustus 2019

JAM NAIK BERITA :
21:38:01

MEDIA :
Idntimes.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Setiawan Wangsaatmaja, Deputi SDMA KemenPAN-RB

TONE :
Pro

TOPIC :
Smart ASN

CATEGORY :
Kementerian PAN-RB

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 15.000.000

AD :
Rp. 5.000.0000

LINK ORIGINAL :

Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) merencanakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa bekerja dari rumah.
Hal itu diungkapkan oleh Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB, Setiawan Wangsaatmaja ketika berbicara di diskusi Forum Merdeka Barat 9 pada Kamis (8/8).

"Jadi, kami sedang rencanakan itu. Bisa kerja dari rumah, bisa kerja dari ujung sana juga bisa. Nanti, diatur bagaimana aturannya," kata Setiawan kemarin.

Wah, apa yang mendasari rencana itu?

1. Pada 2024, kementerian akan diisi oleh abdi negara yang melek teknologi

Setiawan menjelaskan, salah satu alasan mengangkat wacana PNS bisa bekerja dari rumah karena profil PNS di masa mendatang lebih banyak yang melek teknologi. Apalagi pemerintah sudah merencanakan ASN atau PNS banyak diisi oleh para pegawai yang mengerti teknologi atau punya basis kemampuan teknologi informasi yang cukup.

Meski pada dasarnya, langkah pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut sudah dimulai pada proses rekrutmen PNS yang saat ini dilakukan menggunakan internet. Dari hasil seleksi itu, pemerintah sudah memiliki 572.000 PNS yang melek teknologi saat ini. Diperikirakan jumlah itu akan semakin bertambah di masa depan.

"Katakanlah nanti, setiap tahun ada 200.000 formasi, pada 2024 kita sudah seimbang dan kami yakin itulah yang akan jadi tulang punggung birokrasi kita," kata dia kemarin.

2. Rencana itu masih terus digodok

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan RB Mudzakir, memaparkan, wacana PNS bisa bekerja dari rumah masih butuh waktu untuk direalisasikan. Sebab, sampai saat ini ide tersebut masih dalam tahap penggodokan.

"Ide itu masih dalam penggodokan dan masih panjang tahapannya sampai realisasinya," kata Mudzakir ketika dikonfirmasi.

3. Badan Kepegawaian Nasional menganggap konsep tersebut masih mentah

Sementara itu, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menilai wacana membolehkan PNS bekerja dari rumah merupakan konsep yang belum matang. Karena itu, dibutuhkan kajian dan perhitungan yang lebih lanjut dari pemerintah.

"Jangan buru-buru. Ini membutuhkan pikiran yang luar biasa," kata Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan.

Ridwan mengaku memahami bahwa konsep tersebut lahir karena kecanggihan teknologi. Menurutnya, memang ada beberapa pekerjaan yang bisa diselesaikan tanpa harus ke kantor. Meski begitu, tidak sedikit pula pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dari rumah.

Ia mengingatkan, apabila konsep PNS bisa bekerja dari rumah bisa direalisasikan, agar tidak mengganggu jalannya pelayanan kepada publik.