Rudiantara: Kanal amplifikasi hoaks Papua dari 20 Negara

TANGGAL :
Rabu, 4 September 2019

JAM NAIK BERITA :
14:04:26

MEDIA :
Beritagar.id

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
HOAX Papua

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 15.000.000

AD :
Rp. 5.000.000

LINK ORIGINAL :

Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga Senin, (2 /9/2019) menemukan 555 ribu Uniform Resource Locator (URL) yang digunakan untuk menyebarluaskan berita bohong terkait kerusuhan.
Menteri Kominfo Rudiantara, kepada wartawan (3/9/2019) mengatakan amplifikasi hoax tersebut ada di 20 negara. IP (Internet Protocol) yang terbanyak dari Eropa. Meski begitu pemilik akun yang terlibat dalam penyebaran hoaks belum tentu warga Eropa.

Rudiantara mengimbau agar masyarakat membantu pemerintah dengan tidak menyebarkan berita yang salah atau bahkan hoaks. Informasi yang keliru dapat semakin memperkeruh suasana Papua.

Ringkasan
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kanal atau URL penyebar hoaks Papua hingga 2 September 2019, terdeteksi berasal dari 20 negara.
Kemenkominfo sudah mendeteksi setidaknya ada 555 ribu URL yang digunakan untuk mengamplifikasi kabar menyesatkan tentang Papua.
Ada sekitar 100 ribu akun yang terverifikasi penggunanya, sedang sisanya akun tanpa pemilik yang jelas.
Akun-akun tersebut selain menyebarkan informasi yang salah tentang Papua, mereka juga menghasut.
Rudiantara berharap bukan hanya pemerintah saja yang melakukan penanggulangan penyebaran hoaks, tapi masyarakat juga bisa membantu.
Ia meminta masyarakat bila dapat berita, cek dulu. Kalau tidak jelas, atau ketahuan hoaks dihapus saja.
Sebaran Media
Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 6 pemberitaan, diikuti peringkat kedua liputan6.com dengan 2 pemberitaan. selanjutnya tirto.id dengan 1 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Sebaran Linimasa
Sebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 07:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 5 pemberitaan.

Sebaran Facebook
Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh viva.co.id dengan 361 interaksi, diikuti peringkat kedua liputan6.com dengan 56 interaksi. Selanjutnya okezone.com dengan 39 interaksi pada peringkat ketiga.