Menkominfo: Jaringan Layanan Data di Papua akan Pulih Bertahap

TANGGAL :
Rabu, 4 September 2019

JAM NAIK BERITA :
15:28:00

MEDIA :
Realitarakyat.com

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
HOAX Papua

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 15.000.000

AD :
Rp. 5.000.000

LINK ORIGINAL :

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) berjanji segera memulihkan jaringan komunikasi, terutama akses internet di Papua dan Papua Barat.
Namun demikian, lanjut Rudiantara, pemulihan akan diambil secara berkala dengan level-level tertentu melihat kondisi di lapangan berdasarkan informasi yang diberikan tim keamanan, yakni TNI, Polri, dan Intelijen.

“Pertama, pembatasan akan kami turunkan yang semula tingkat provinsi, sekarang ke tingkat Kabupaten/Kota. Jadi jaringan layanan data sudah bisa dinikmati di tingkat Provinsi, sementara untuk pemerintahan di bahwahnya masih menunggu,” kata Rudiantara, di Gedung Serbaguna Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (3/9/2019) malam.

Untuk pemulihan tingkat Kabupaten dan Kota, Menkoninfo mengaku masih akan melihat sejumlah kajian data dimana saja yang sudah terlihat kondusif dan masih berpotensi gesekan.

“Karena di Papua ada 29 kabupaten/kota, papua barat ada 13 kabupaten/kota. Ini yg akan kita lihat kalau nanti yg mana. Mudah-mudahan besok sudah ada daftarnya sehingga apa yang disampaikan oleh Pak Wiranto akan pulih semua pada tanggal 5 bisa tercapai,” paparnya.

“Namun, kalau terjadi eskalasi gesekan misalkan jadi tidak kondusif, pembatasannya bisa dilakukan dan dibatalkan,” imbuhnya kembali.

Rudiantara juga menampik bahwa pihaknya memutuskan komunikasi ke Papua. Padahal nyatanya yang dilakukan adalah mematikan layanan data internet untuk meredam informasi yang berpotensi menimbulkan gesekan.

“Tidak ada kebijakan pemerintah untuk menonaktifkan voice dan sms.Realita yang terjadi di Jayapura kenapa sms dan voice telepon mati karna kabelnya ada yg memutus , kabelnya ialah kabel udara, fiber optik, bukan kabel darat yang ada di bawah tanah,” tutupnya.