Inasgoc Bidik Pemudik Lebaran

TANGGAL :
Senin, 14 Mei 2018
JAM NAIK BERITA :
08:04:08
MEDIA :
Republika

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Peluang Asian Games 2018

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Hal. 9

FILE ORIGINAL :


Jakarta - Beragam cara dan strategi dilakukan panitia penyelenggara asian games 2018 (Inasgoc) untuk melakukan promosi Asian 2018 Games 2018. Kali ini, Inasgoc membidik para pemudik lebaran untuk lebih menggaungkan dan mempromosikan asian games 2018.
Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir dalam acara diskusi Forum Merdeka Barat 9 yang digelar pada Ahad ( J 3/5) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan akan mengambil momen mudik Lebaran untuk promosi asian games 2018.

"Kita nanti akan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan maupun BUMN yang mengadakan mudik bareng. Kita bisa memberikan maskot kepada petugas keamanan mudik lebaran ataupun mendatangkan maskot ke tempat istirahat para pemudik agar mereka terhibur dengan kehadiran maskot asian games 2018 yang lucu," kata Erick.

Inasgoc sebelumnya telah menggelar beberapa acara untuk promosi asian games 2018. Yakni asian games Goes to School. Sekolah di Jakarta dan Palembang menjadi sarana untuk mengenalkan asian games kepada siswa. Tidak hanya sekolah formal, tetapi sekolah nonformal yang menampung anak jalanan dan kaum marjinal juga dilibatkan dalam acara asian games Goes to School.

Sebelumnyajuga Inasgoc sudah menggunakan film pendek karya mahasiswa sebagai bagian mempromosikan pesta olahraga se-Asia tersebut hingga ke mancanegara. Bekerja sama dengan mitra pelaksana penyiaran asian games Internasional (IGBS), Inasgoc memilih film-film pendek karya mahasiswa dari 10 universitas terpilih melalui kompetisi bertajuk "Vignette Competition" yang sudah berjalan sejak enam bulan ke belakang.

"Program ini sudah berlangsung enam bulan dan diikuti lebih dari 50 tim peserta dan hasil akhirnya nanti film-film terbaik akan ditayangkan bukan hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh Asia hingga-seluruh dunia," kata Direktur Projek IGBS Mike Wilmot di kawasan JCC, Senayan, Jakarta, akhir pekan kemarin.

Mike yang juga bertindak sebagai juri dalam kompetisi itu mengatakan, panitia pelaksana telah menyediakan empat tema, yakni "Unity in Diversity", "Energy of Asia", "The World is Watching", dan "Preparing for Triumph" yang dapat dipilih oleh para peserta lomba sebagai tema dasar film pendek yang akan mereka buat.

Unity in Diversity lebih memaparkan mengenai perbedaan dan keindahan Indonesia serta memperlihatkan lokasi terbaik Indonesia seperti flora dan fauna, laut, sejarah, tradisi, musik, dan manusia Indonesia. Tema kedua, Energy of Triumph, lebih menceritakan mengenai pesta olahraga spesial yang diadakan untuk masyarakat lokal.

Tema ketiga, The World is Watching, mengenai suatu pergelaran olahraga multicabang yang akan disaksikan oleh seluruh dunia. Preparing for Triumph, tema keempat, menceritakan tentang acara olahraga yang dapat menyatukan kebersamaan manusia.

Sementara itu, countdown 100 hari menuju asian games 2018 juga sudah digelar pada 10 Mei 2018. Acara lainnya yang lebih besar adalah Parade asian games yang digelar hari ini di Jakarta dan Palembang.