Rilis 3; Penyelenggaraan Asian Games, Erick Thohir: Untuk National Branding

TANGGAL :
Senin, 14 Mei 2018
JAM NAIK BERITA :
10:15:34
MEDIA :
-

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Peluang Asian Games 2018

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

FILE ORIGINAL :


Jakarta – Sejauh ini, persiapan Asian Games 2018 hanya dianggap sebagai bagian dari tahapan even olahraga. Padahal sejatinya, ajang ini juga merupakan kesempatan untuk melakukan nation branding (pencitraan bangsa).
Demikian disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Menghitung Dampak Ekonomi Asian Games 2018" yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Minggu (13/5/2018).

“Saat ini orang melihat Asian Games hanya berupa event olahraga. Itulah sebabnya, sejauh ini kebanyakan yang meliputpun wartawan-wartawan olahraga. Tapi sebenarnya ini adalah ajang untuk nation branding. Dimana, Indonesiadi jadi dipromosikan di dunia. Kita juga mendapat kesempatan untuk mempromosikan budaya. Contoh hari ini, Jember Festival, makanan khas disajikan, dan juga musik tradisonal,” katanya.

Pelaksanaan Asian Games, Erick mengingatkan, juga senantiasa memberikan impact (dampak) ekonomi. Termasuk, perekrutan ribuan tenaga kerja, kaa dia, baik di Jakarta maupun Palembang.

Human Capital

Lebih jauh, Erick mengatakan, ada sebanyak 18 ribu atlet dan pendamping yang bakal hadir dalam pesta olahraga tersebut. Mereka itu, kata dia, berasal 45 negara . Selain itu, Erick menjelaskan, ada sebanyak 7.000 jurnalis yang menyatakan diri datang dalam saat pelaksanaan acara tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 3.100 di antaranya dari tim penyiaran (broadcast). Seiring itu pula, Erick mengatakan, ada sebanyak 30 ribu relawan dan work force. Relawan, menurut Erick, ada yang sifatnya melekat dan tidak.

Rangkaian Acara

Terkait rangkaian acara, Erick menjelaskan, pada 10 Mei lalu sudah dilaksanakan hitung mundur. Kemudian, kata dia, diperkenalkan perdana lagu “Janger Persahabatan” karya Guruh Soekarnoputra.“Hari ini juga digelar Parade Asian Games ke-18. Ini menjadi kesempatan kita untuk menunjukkan bahwa dengan olahraga Indonesia menjadi satu,” katanya. Kemudian pada 15 Juli mendatang, akan dilaksanakan torch relay yang dibawa melewati 18.053 kota. Termasuk, sambung dia, Jakarta, Aceh, Banten, dan Banyuwangi. Serta melewati sejumlah kawasan sejarah, yakni melewati kawasan kekuasaan kerajaan Mataram, Sriwijaya, dan Majapahit.
Sukses Event

Pada kesempatan itu, Erick juga mengingatkan bahwa suksesnya event adalah saat acara itu berlangsung. Lantaran itulah, kata dia, opening dan closing menjadi bagian yang ditunggu-tunggu. “Dalam opening dipromosikan bahwa Indonesia itu bersatu, kendati memiliki banyak kekayaan budaya. Dan karena persatuan itu pulalah, maka Indonesia siap menuju 2030-2050. Jadi itulah grand story yang akan disampaikan pada opening di 18 Agustus mendatang,” ujarnya. Kemudian, pada saat closing, yakni pada 2 September, Erick mengungkapkan, akan dilakukan lewat kerjasama dengan beberapa negara. Di antaranya, sambung dia, dengan China dan Jepang. “Jadi closing itu akan lebih meriah,” tuturnya.

Aturan Main

Pada saat opening dan closing, Erick membeberkan, jalan di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) akan ditutup total. Pasalnya, dia menjelaskan, akan ada 6.000 atlet.

“Jika para atlet itu menggunakan bis, satu bis berisi 60 orang, maka diperlukan lahan parker. Salah satunya yang dijadikan sebagai lahan parker adalah Areal Gedung DPR. Belum lagi, ada 5.000 undangan. Jadi, jalan menuju GBK ditutup total, kecuali yang di Sudirman,” tuturnya. Selain itu, Erick mengatakan, akan dilakukan pembukaan pintu masuk 5, 6, dan 7 untuk penonton. Panitia penyelenggara juga menharapkan agar penonton mau menggunakan kendaraan umum.

“Jadi parkir hanya ada di seberang Senayan. Di dalam tidak ada kendaraan selain untuk panitia,” ujarnya. Sedangkan untuk awak media, Erick mengatakan, akan dibuka gate 10 pada opening dan closing. Demikian juga, kata dia, saat game time. “Selain itu, pintu 8 dibuka, karena di sana ada broadcast center. Khusus saat game time, hanya satu jalan yang ditutup,” pungkasnya.

Turut hadir sebagai narasumber antara lain Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Wakil Gubenur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Kegiatan FMB 9 juga bisa diikuti secara langsung di: www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).