Pengamat: Teroris di Indonesia Direkrut Lewat Forum Agama

TANGGAL :
Jum'at, 18 Mei 2018
JAM NAIK BERITA :
00:00:00
MEDIA :
Lampungpro.com

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Perangi Terorisme

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

LINK ORIGINAL :

Jakarta - Pengamat Terorisme Solahudin mengatakan media sosial sangat berperan dan berpengaruh dalam peredaran radikalisme. Salah satunya adalah perekrutan anggota melalui jejaring sosial.
"Fungsi media sosial dengan eskrimisme apa? di studi akademis sosial media penting dalam proses radikalisasi
dan rekruitment," kata Solahudin di Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kominfo), Jakarta Pusat, Rabu
(16/5/2018), dilansir Halallife (Grup Lampungpro.com).

Menurutnya, sistem perekrutan anggota teroris melalui media sosial di Indonesia, sudah terbukti kebenarannya.
Sehingga, peran media sosial dinilai berpengaruh. "Indonesia apakah berlaku? sebagian benar, tapi sebagian
belum faktual. Untuk radikalisme peran media sosial memang punya peran besar," kata dia.

Menurut Solahudin, peran media sosial bagi kelompok ekstrimis di Indonesia berbeda dengan negara lain seperti
Eropa dan Malaysia. "Di Indonesia berbeda, radikalisasi memang menggunakan media sosial. Tapi rekruitmen
lebih banyak dilakukan secara offline," kata dia