Rilis 2: Efisiensi Anggaran, Pemerintah Evaluasi Pembangunan Infrastruktur

TANGGAL :
Jum'at, 10 Agustus 2018
JAM NAIK BERITA :
16:40:58
MEDIA :
-

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Efisiensi Anggaran

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

FILE ORIGINAL :


JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa kenaikan impor yang terjadi di semester I tahun 2018 memiliki dampak terhadap neraca perdagangan. Dan, komponen impor tertinggi adalah bahan baku infrastruktur.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kemkominfo) saat membuka Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (Dismed FMB'9).

Kali ini, FMB'9 yang mengangkat tema “Efisiensi Anggaran, Meninjau Ulang Proyek Infrastruktur” dihelat di Ruang Serba Guna Kemkominfo, Jakarta, Jumat (10/8/2018).
Menyikapi persoalan tersebut, menurut Dirjen IKP, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta evaluasi atas pembangunan infrastruktur untuk mematok pembiayaan bahan-bahan material yang diimpor dengan nilai biaya yang tinggi.

"untuk itu, hari ini Forum Merdeka Barat 9 (FMB'9) akan mengupas dari hulu sampai hilir persoalan efisiensi anggaran infrastruktur dengan para narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing," jelas Niken.

Sehingga, menurut Dirjen IKP, para narasumber akan menyampaikan upaya-upaya evaluasi apa saja yang dilakukan pemerintah. "Diharapkan, hasil dari diskusi media FMB'9 ini bisa sampai ke masyarakat melalui saluran media," pungkas Niken.

Hadir sebagai narasumber dalam FMB'9 kali ini antara lain Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Resiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono.

Kegiatan FMB'9 juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).