Rilis 1: Prestasi Atlet, Prestasi Bangsa

TANGGAL :
Senin, 3 September 2018
JAM NAIK BERITA :
13:48:37
MEDIA :
-

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Prestasi Atlet Asian Games

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

FILE ORIGINAL :


Jakarta - Gempita dan semarak pelaksaaan Asian Games baru saja usai, setelah ajang olahraga akbar di Asia itu secara resmi ditutup pada Minggu (2/9/2018). Namun kebanggaan yang mengisi relung hati segenap anak bangsa tentu tidak pernah usai. Pasalnya, bukan hanya meraih kesuksesan penyelenggaraan, dalam perhelatan yang berlangsung di Tanah Air, sejak 18 Agustus 2018 itu, para atlet Indonesia menorehkan prestasi yang cukup memukau.
Pada acara yang digelar di venue-venue yang tersebar di Jakarta, Palembang, dan sejumlah daerah lain, tercatat sedikitnya 98 medali berada dalam genggaman atlet dan tim kebanggaan Indonesia. Total perolehan dengan perincian 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perunggu itu membawa Indonesia melesat dari target peringkat 8 besar menjadi berada di peringkat keempat.

Diketahui, sepanjang dihelatnya ajang olahraga Asian Games, mulai dari 1951 hingga 2014, Indonesia memang hanya pernah mencatatkan diri memperoleh lebih dari 10 medali emas pada 1962. Saat itu, Indonesia yang mejadi tuan rumah bagi ajang olahraga akbar di Asia tersebut berhasil mengantungi 11 medali emas.

Namun Asian Games ke-4 tersebut, perolehan medali emas Indonesia tak pernah melampaui angka 10. Alhasil, peringkat Indonesia pun jauh dari menggembirakan. Dalam lima pelaksanaan Asian Games sebelumnya, yakni pada 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, Indonesia secara berturut-turut hanya mampu menduduki peringkat ke-11, ke-14, ke-22, ke-15, dan ke-17.

Itulah sebabnya betapa capaian dalam pelaksanaan Asian Games 2018 menciptakan kebanggaan yang begitu membucah di dada bangsa Indonesia. Di tengah kebanggaan itupulalah muncul kesadaran bahwa seluruh capaian itu bukanlah sesuatu yang diperoleh tanpa proses.

Diketahui, sejumlah upaya keras memang telah dilakukan berbagai elemen bangsa ini demi mampu memaksimalkan prestasi olahraga para atlet Indonesia. Salah satunya dengan diterbitkannya Perpres 95 tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional. Semangat Perpres yang diteken Presiden Jokowi tersebut adalah membuat tanggung jawab pembinaan atlet menjadi lebih jelas dan pembiayaan pun lebih baik.
Konsekuensi dari perpres tersebut adalah pemangkasan rantai birokrasi anggaran dalam pembinaan atlet, menjadi lebih singkat, langsung dari Kemenpora ke induk organisasi cabang olahraga, dan meniadakan Satlak Prima.

Upaya lain yang ditempuh telah pula melahirkan kebijakan olahraga terkait peningkatan besaran bonus bagi atlet peraih medali emas. Jika sebelumnya bonus berjumlah Rp400 juta, kini pemerintah telah memberikan kenaikan bonus hingga mencapai angka Rp1,5 miliar. Secara rinci disebutkan, jika peraih medali emas itu ganda, maka masing-masing atlet mendapat bonus Rp 1 miliar, sedangkan jika beregu maka setiap atletnya mendapat Rp750 juta.

Bukan hanya emas, bagi peraih medali perak tunggal, bonus yang diberikan mencapai Rp 500 juta, ganda sebanyak Rp 400 juta, dan beregu Rp 300 juta. Sedangkan bagi peraih perunggu, pemerintah memberikan Rp250 juta, ganda Rp200 juta, dan beregu Rp150 juta. Tak hanya memperoleh uang dalam nominal yang lumayan besar, atlet berprestasi juga bakal mendapat bonus berupa peningkatan status pegawai negeri sipil (PNS) dan rumah. Selain atlet, pemerintah juga menganggarkan pemberian bonus bagi pelatih dan asisten pelatih. Besarannya bervariasi, mulai dari Rp450 juta hingga Rp25 juta tanpa dipotong pajak dan diberikan langsung ke rekening masing-masing penerima yang berhak.

Melalui semua kebijakan tersebut, Presiden memang menaruh harapan besar agar atlet Indonesia senantiasa bisa meraih berprestasi maksimal dan anak muda pun tidak ragu lagi untuk menjadi atlet. Lompatan luar biasa yang dicapai atlet Indonesia dalam Asian Games 2018 sekaligus membuktikan, Indonesia secara kebudayaan sebenarnya menyimpan potensi. Sehingga apa yang dicapai secara gemilang oleh para atlet di Asian Games 2018, merupakan buah dari komitmen yang kuat seluruh warga bangsa ini untuk meningkatkan prestasi olahraga.

Seperti apa sejatinya terobosan pembinaan atlet yang telah dilakukan Kemenpora, dibantu KONI, dan cabang olahraga terhadap para atlet dan pelatih akan diungkap secara detil dalam diskusi media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema 'Atlet Kita, Prestasi Bangsa' yang diselenggarakan pada Senin (3/9/2018), pukul 11.00 WIB di Auditorium Wisma Atlet Kemenpora, Jakarta.

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Menpora Imam Nahrawi beserta beberapa atlet-atlet peraih medali emas Asian Games 2018 dengan didampingi para pelatihnya.

Kegiatan FMB’9 juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.id , FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).