Rilis 3: Aries Susanti Dapat Beprestasi Luar Biasa Karena Punya Pelatih Hebat

TANGGAL :
Senin, 3 September 2018
JAM NAIK BERITA :
14:02:22
MEDIA :
-

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Prestasi Atlet Asian Games

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

FILE ORIGINAL :


JAKARTA - "Saya sempat berpikir pamit dari dunia panjat tebing, karena tak berprestasi di PON 2016. Setelah itu saya mendaat pelatih hebat yang mampu memotivasi saya untuk berprestasi lebih tinggilagi. Akhirnya saya jadi juara dunia dan meraih medali emas di Asian Games 2018," demikian disampaikan Aries Susanti dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Atlet Kita, Prestasi Bangsa", bertempat di Auditorium Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Senin (3/9/2018).
Aries Susanti, atlet panjat tebing yang berhasil merebut emas ke-8 Indonesia di Asian Games 2018. Dirinya berhasil mencatat waktu tercepat yaitu 7,61 detik. Kemampuan gadis asal Grobogan itu tentu saja membuat warga Indonesia berdecak kagum.Aries bahkan dijuluki sebagai “Spiderwoman” Indonesia berkat kecepatannya memanjat tebing itu. Ya, jika melihat video detik-detik dirinya mengalahkan sang viral tentu membuat kita teringat akan aksi superhero Spiderman. Dengan mudah dan lincahnya Aries menaklukkan ketinggian dalam sekejap saja.
Kini nama Aries telah menjadi sorotan publik. Nyatanya sebelum menjadi atlet panjang tebing, Aries adalah atlet atletik di SMPN 1 Grobogan.

Dirinya lantas berubah haluan usai guru olahraganya mengenalkan panjat tebing kepadanya tahun 2007 silam. Ketika menonton kejuaraan panjat tebing, dirinya juga merasa lebih tertantang. Sejak saat itulah dirinya mulai terjun ke dunia panjat tebing dan rutin berlatih.

Belum genap satu tahun berlatih, Aries akhirnya mengikuti kejuaraan nasional tahun 2008 dan berhasil naik podium di juara kedua. Mulai sejak itu, Aries kemudian diboyong untuk berlatih di pemusatan latihan nasional di Jogjakarta. Aries pertama kali turun ke kejuaraan dunia tahun 2017. Berbagai seri kejuaraan dunia dia jalani dalam kurun waktu kurang dari dua tahun. Sebelum merebut emas di Asian Games, Aries juga mendapatkan medali emas setelah menggulung Elena Timofeeva (Rusia) dengan catatan waktu 7,51 detik berbanding 9,01 detik.

"Saya sudah mencoba olahraga lari, dan saya melihat kompetisi panjat dinding kelihatannya seru. Untuk saat ini rencana saya adalah mempertahankan apa yang sudah diraih saat in, karena perjuangangan bukan hanya mendapat juara tapi berusaha mempertahankannya," tukasnya.

Turut hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Pelatih Panjat Tebing Hendra Basir, Atlet Panjat Tebing Aspar Jaelolo, Puji Lestasi, dan Aries Susanti Rahayu, serta Atlet Lari Gawang Emilia Nova.

Kegiatan FMB 9 juga bisa diikuti secara langsung di: www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).(eks)