Dorong Partisipasi Bantu Korban Gempa

TANGGAL :
Rabu, 10 Oktober 2018

JAM NAIK BERITA :
08:30:18

MEDIA :
Harian Seputar Indonesia

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi & Humas BNPB

TONE :
Pro

TOPIC :
Update Tanggap Bencana Sulteng Sesi VI

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :

AD :

FILE ORIGINAL :


Jakarta - Hary Tanoesoedibjo (HT) selaku chairman MNC Group dan ketua umum MNC Peduli mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi membantu dan meringankan beban korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Partisipasi dibutuhkan karena masih banyak korban belum tersentuh bantuan.

Ajakan ini disampaikan di sela kerja sama Lotte Mart dan Lotte Grosir dengan MNC Peduli memberikanbantuankepa-da masyarakat korban gempa. Sebelumnya, pemerintah juga telah meminta partisipasi ma-syarakat agar bersama-sama membantu korban bencana mengingatkankorbandandam-pak kerusakan sangat besar.

"Jadi pada waktu gempa terjadi, dari MNC Peduli dan MNC Group sudah melakukan aktivitasnya memberikan bantuan dan juga banyak dari rekan-rekan mitra kerja menyalurkan lewat MNC Group. Kami punya posko di sana dan saya melihat bantuan dari Lotte Group ini yang terbesar," ujar HT di Jakarta kemarin.

Bantuan yang diberikan Lotte Mart dan Lotte Grosir berupa 1.000 handuk, 38 selimut, 4.200 minyak goreng, 4.200 gula pasir, 8.400 pak beras, 4.200 kaleng sarden, 2.000 sabun mandi, 2.000 pasta gigi, 2.000 sabun colek, dan 2.000 detergen.

"Sayabersyukurdenganada-nyapartisipasi dari Lotte Group melalui Lotte Chemical dan Lotte Mart untuk memberikan bantuan untuk musibah di Palu dan Donggala, di Sulawesi Tengah sejumlah Rp2 miliar dan Rpl miliar. Rp2miliar dari Lotte .Chemical dan Rpl miliar, dari

Lotte Mart. Bantuan yang tidak kecil dan sangat luar biasa," ujar HT.

PresidenDirekturLotteGro-sir dan Lotte Mart Joseph Buntaran mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari Program CSR Lotte Grosir dan LOTTE Mart, dan dalam membantu penanganan bencana alam.

"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah di Palu, Donggala dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengurangi sedikit beban darimasyarakatyangter-timpa bencana tersebut," ujarnya.

Joseph menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan MNC Peduli sebagai pihak yangakanmenyalurkanban-tuan ini agar bantuan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Dia berharap aktivitas masyarakat Palu, Donggala, dan sekitarnya segerapulih, kembali normaL

Hingga kemarin, korban gempa hingga kemarin terus bertambah, yakni mencapai 2.010. Korban meninggal ini terbanyak di temukan di Palu sebanyak 1.601 orang, Donggala (171 orang), Sigi (222), Parigi Muntong (15), dan Pasang Kayu, Sulawesi Barat (1). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh korban meninggal sudah dimakamkan.

"S emua j enazah sudah dima-

kamkan. Jadi, 934 pemakaman massal 1.076 pemakaman keluarga, salah satunya WN Korea Selatan masuk ke pemakaman keluarga," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB kemarin. Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat korban lu-kayangmencapail0.679orang, terdiri atas-2.549 luka berat dan 8.130 luka ringan. Adapun untuk korban hilang berdasarkan

laporan ada 671 orang. Untuk jumlah pengungsi 82.775 orang,yang74.044orangdill2 titik di Sulteng. Sisanya 8.731 jiwa berada di Makassar, Gorontalo, Manado, Jakarta.

Selain mendata korban meninggal, terluka, dan pengungsi, BNPB juga mencatat jumlah rusak yang mencapai 6.731 rumah rusak. Gempa juga merusak 99 unit fasilitas peribadatan dan 20 unit fasilitas kesehatan, Rencananya, wargayangrumah

rusak ini akan tinggal di hunian sementara yang akan disiapkan pemerintah daerah. "Tentu data ini masih terus bergerak. Akan dilakukan pembangunan hunian sementara yang disiapkan bupati danp emerintah daerah," jelas sutopo .

Dia juga mengungkapkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nantinya akan membangun hunian tetap di lahan yang akan disiap-kanpemerintahdaerah. DiaSu-

topo kembali memastikan lokasi bencana di Balaroa, Petobo, dan Jono Oge akan ditutup dan dijadikan ruang terbuka hijau dan dibangun monumen sebagai penanda bahwa pernah terjadi yangberbahayasehinggaini dijadikan edukasi. Tidak boleh untukhunian. "Hunian tetap juga akan disiapkan oleh bupati/wali kota, maka akan diturunkan oleh tim riset untuk kajian apakah lahan ini aman atau tidak," jelas sutopo ."

Semen taraitu.KetuaSubsat-gas Pendampingan Pusat Bencana Sulteng Kemenko Pol-hukam Achmad Djamaludin mengungkapkan saatinimasya-rakatsudahbisamelakukanpro-ses pembuatan surat kematian. "Surat kematian tersebut salah satu berkas yang penting dimiliki ahli waris, terutama untuk menjadi dasar Kementerian Sosial memberikan bantuan sosial setelah bencana."