Gempa Lagi, 3 Warga Meninggal

TANGGAL :
Jum'at, 12 Oktober 2018

JAM NAIK BERITA :
08:08:41

MEDIA :
Pos Kota

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi & Humas BNPB

TONE :
Pro

TOPIC :
Update Tanggap Bencana Sulteng Sesi VIII

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :

AD :

FILE ORIGINAL :


Jakarta - Gempa kembali terjadi. Kali ini, gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) mengguncang wilayah JawaTimur, Madura, dan Bali, Kamis (11/10) dinihari sekitar pukul 01.57 WIB. Akibat gempa ini, tiga orang meninggal dunia.
Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di laut pada jarak 55 Km arah timur laut Kota Situbondo/Kabupaten Situbondo, Jawa Timur , pada kedalaman 12 Km.

Gempa itu dilaporkan tak hanya dirasakan warga Jawa Timur, tetapi juga di wilayah provinsi lain.

"Ketiga orang yang meninggal dunia tersebut, karena tertimpa bangunan yang roboh," kata sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/

10).

Saat terjadi gempa, ketiga korban meninggal tersebut sedang tidur sehingga tidak bisa

menyelamatkan diri. Mereka merupakan warga Desa Prambanan, Gayam , Sumenep, Jawa Timur.

Menurutnya, guncangan gempa cukup kuat dirasakan masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama dua hingga lima detik. Tak pelak, warga pun berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.

RENTETAN LINDU

Di Pamekasan, warga terpaksa menunggu di luar RS Larasati, ketika terjadi gempa 6,4 skala ricthter.

BMKG langsung memuktahirkan gempa menjadi 6,3 SR berada di seluruh wilayah Jawa Timur yang meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumayang, Purbolinggo.

Tak hanya wilayah itu, gempa juga dirasakan warga di Bondowoso, Sumenep, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Malang, Blitar, Surabaya, Sidoardjo, Jombang, Mojokerto hingga Bali.

"Gempa di perairan Situbondo ini merupakan gempa terkini dan merupakan rentetan lindu yang terjadi sepanjang sebulan terakhir," jelasnya,