Luhut Klaim Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 Berakhir Sempurna

TANGGAL :
Senin, 15 Oktober 2018
JAM NAIK BERITA :
14:55:00
MEDIA :
Bisnis.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Luhut Binsar Panjaitan, Menko Kemaritiman,Kim Yong Jim, Presiden Bank Dunia

TONE :
Pro

TOPIC :
AM IMF 2018

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

LINK ORIGINAL :

Jakarta – Pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia atau IMF-WB 2018 telah secara telah berakhir.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa Secara garis besar perhelatan tersebut berjalan dengan sangat sempurna.

"Kita sejauh ini telah menerima komentar yang baik dari peserta dan pihak-pihak yang hadir di sini. Kami tidak menemukan hambatan yang mengganggu acara utama, acara paralel, dan acara tuan rumah," katanya melalui keterangan pers, Senin (15/10/2018).

Menko Luhut yang juga merupakan ketua panitia nasional pertemuan tersebut juga menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti konkret kuatnya komitmen pemerintahan Indonesia. Bahkan penyelenggara tetap bekerja ekstra meski sebelum pelaksanaan dihadapkan dengan rentetan bencana alam besar di beberapa daerah di Indonesia yang berhasil juga ditangani dengan baik.

"Kesuksesan ini mendemonstrasikan kemampuan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Indonesia mampu menyelenggarakan acara secara simultan di tengah penanganan bencana," ungkapnya.

Dengan berakhirnya acara pertemuan tahunan tersebut, Indonesia akan dapat terus dikenang dunia karena ini menjadi perhelatan AM IMF-WB terbesar sepanjang sejarah. Tercatat jumlah delegasi dan peserta yang hadir dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 mencapai 36.669 orang.

Direktur Pelaksanan IMF Christine Lagarde mengaku bangga bahwa Indonesia sukses menyelenggarakan acara pertemuan tahunan tersebut dengan sangat baik dan membuat nyaman para delegasi.

Menurutnya, persiapan selama tiga tahun yang dilakukan masyarakat Indonesia setelah terpilih sebagai tuan rumah pergelaran acara pada 2015, tidak ada yang sia-sia.

"Terimakasih Indonesia untuk jerih payahnya. Saya berusaha keras untuk mencegah keraguan apapun. Saya ingin semuanya memahami bahwa pencapaian yang hebat ini dimulai tiga tahun lalu. Beberapa orang yang hadir di sini mulai bekerja gila-gilaan sejak tiga tahun lalu," ungkapnya.

Presiden Bank Dunia Kim Yong Jim menyampaikan berbesar hati karena Indonesia mampu mengakomodir acara berskala international tersebut dengan sangat baik sambil mengurusi wilayah terkena bencana alam di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat.

" Yang sudah kita pelajari di sini adalah orang Indonesia sangat memiliki ketahanan dan semangat. Kita dari World Bank senang bisa temukan hasrat semacam ini, sehingga kita respon dengan USD1 miliar sebagai suplemen rehabilitasi dan rekonstruksi jaga ketahanan di Sulawesi dan Lombok," tutur Kim.