Pertemuan Tahunan IMF-WBG Berakhir, Jumlah Peserta Cetak Rekor Terbanyak

TANGGAL :
Senin, 15 Oktober 2018
JAM NAIK BERITA :
15:06:00
MEDIA :
Suaratani.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Luhut Binsar Panjaitan, Menko Kemaritiman,Christine Lagarde, Managing Director IMF ,Kim Yong Jim, Presiden Bank Dunia

TONE :
Pro

TOPIC :
AM IMF 2018

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

LINK ORIGINAL :

Medan - Pertemuan Tahunan IMF dan Grup Bank Dunia (AM IMF-WBG) telah berakhir pada Minggu (14/10/2018). Jumlah peserta dalam pertemuan kali ini mencapai 36.669 orang atau mencetak rekor terbanyak sepanjang sejarah kedua lembaga kredutur multilateral itu.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandaitan sebagai ketua penyelengaran kegiatan mengatakan secara garis besar perhelatan tersebut berjalan dengan baik, bahkan Indonesia telah menaikkan standar tinggi atas karena keberhasilannya menyelenggarakan perhelatan tersebut.

“Kita sejauh ini telah menerima komentar yang baik dari peserta dan pihak-pihak yang hadir di sini. Kami tidak menemukan hambatan yang mengganggu acara utama, acara paralel, dan acara tuan rumah,” kata Menko Luhut, dalam siarna pers yang diperoleh SuaraTani, Senin (15/10/2018) .

Dia mengatakan keberhasilan ini merupakan bukti konkrit kuatnya komitmen bersama seluruh stakeholder pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan kuat Presiden Joko Widodo. Padahal sebelum pelaksanaan, Indonesia dihadapkan dengan rentetan bencana alam besar di beberapa daerah di Indonesia yang berhasil juga ditangani dengan baik. Pemerintah mampu menyelenggarakan acara secara simultan di tengah penanganan bencana.

“Dengan berakhirnya acara pertemuan tahunan tersebut, Indonesia akan dapat terus dikenang oleh dunia. Saya rasa sejauh ini mereka sudah sangat bahagia sekali. Dan saya juga senang Pak Jim dan Bu Lagarde telah alami pengalaman untuk naik taksi di Indonesia selama mereka tinggal di sini. Karena Mercedes Benz E200 yang digunakan adalah taksi yang disewa dan kami ubah sedikit tampilannya sehingga terlihat lebih mahal mobilnya,” ujar Luhut.

Sementara itu Direktur Pelaksanan IMF Christine Lagarde menyatakan dengan perasaan bangga bahwa Indonesia telah sukses menyelenggarakan acara pertemuan tahunan tersebut dengan sangat baik dan membuat nyaman para delegasi. Menurutnya, persiapan selama tiga tahun yang dilakukan masyarakat Indonesia setelah terpilih sebagai tuan rumah pergelaran acara pada 2015, tidak ada yang sia-sia.

“Terimakasih Indonesia untuk jerih payahnya! Saya berusaha keras untuk mencegah keraguan apapun. Saya bilang Indonesia yes! Saya ingin semuanya memahami bahwa pencapaian yang hebat ini dimulai tiga tahun lalu. Perjalanan panjang ke Indonesia, di mana Indonesia terpilih dari sejumlah kandidat lokasi pertemuan tahunan. Beberapa orang yang hadir di sini mulai bekerja gila-gilaan sejak tiga tahun lalu,” kata Lagarde.

Sementar itu, Presiden Bank Dunia Kim Yong Jim menyampaikan rasa bangganya karena Indonesia mampu mengakomodir acara berskala international tersebut dengan sangat baik sambil mengurusi wilayah-wilayahnya yang terkena benca alam di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat dengan sangat baik dan cepat.

“Terima kasih banyak. Yang sudah kita pelajari di sini adalah orang Indonesia sangat memiliki ketahanan dan semangat. Kita dari World Bank senang bisa temukan hasrat semacam ini, sehingga kita respon dengan USD 1 miliar sebagai suplemen rehabilitasi dan rekonstruksi jaga ketahanan di Sulawesi dan Lombok,” papar Jim.