Rilis 1: Empat Tahun Jokowi-JK: Indonesia Berhasil Gelar Asian Para Games Terbaik

TANGGAL :
Kamis, 25 Oktober 2018
JAM NAIK BERITA :
09:10:27
MEDIA :
-

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
4 Tahun Jokowi-JK Sesi 4

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

FILE ORIGINAL :


JAKARTA (24/10/2018) - Empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla terus mencetak prestasi di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun dunia. Salah satunya adalah keberhasilan menyelenggarakan Asian Para Games (APG) 2018 yang dinilai sebagai yang terbaik dalam sejarah pelaksanaan perhelatan olahraga para games terbesar di Asia tersebut.
Demikian disampaikan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari dalam acara Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 Edisi 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan tema "Kebudayaan dan Prestasi Bangsa", bertempat di Auditorium Gedung 3 Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

"Indonesia jadi yang pertama di dunia yang mampu melaksanakan acara besar dalam waktu kurang dari 15 bulan. Kita buat benchmark (tolok ukur) baru dari Asian Para Games bahwa Asian Para Games di Indonesia adalah yang terbaik yang ada di dunia. Dan itu tidak hanya dibandingan dengan Asian Para Games, tapi juga dengan Paralympic Games," ujar Raja Sapta Oktohari.

Salah satu indikator yang menjadi penilaian tersebut adalah besarnya jumlah traffic yang datang selama pelaksanaan APG 2018, yakni mencapai 550 ribu, di mana angka tersebut sangat signifikan untuk kegiatan disabilitas.

Menurut Raja Sapta Oktohari, dalam penyelenggaraan APG 2018 ini ada empat target yang ditetapkan, antara lain sukses pelaksanaan, sukses administrasi, sukses legacy, dan sukses prestasi. Dari keempat target tersebut, hanya sukses administrasi yang belum tercapai karena masih dalam proses dan ditargetkan rampung Desember 2018.

"Alhamdulillah tinggal satu PR yaitu sukses administrasi yang mudah-mudahan akan selesai bulan Desember nanti. Dari administrasi, dari usulan anggaran yang kami usulkan dari 2,5 triliun jadi 2 triliun, sampai akhirnya dikasih 1,7 triliun. Alhamdulillah bisa kita maksimalkan, minimal 300 miliar bisa kita kembalikan ke negara sebagai bentuk efisiensi," jelasnya.

Raja Sapta Oktohari pada kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa keberhasilan ini dapat diraih karena dukungan seluruh elemen bangsa yang mampu bersatu untuk Indonesia. Dengan capaian ini, Ia pun optimistis tidak ada yang tidak mungkin bisa dicapai oleh Indonesia jika bangsa ini bersatu.

"Semua yang terjadi itu hanya ada satu kesimpulan, yaitu semua yang tidak mungkin dapat kita laksanakan dan mendapat hasil yang baik. Indonesia buktikan kita bisa bersatu. Ini kata yang tepat saya sampaikan di forum ini, asal Indonesia bersatu kita bisa melakukan yang tidak mungkin," tuturnya.

Sebagai informasi, pada APG 2018 lalu, atlet Indonesia berhasil mencetak prestasi melebihi target yang sudah ditetapkan pemerintah, yakni meraih posisi kelima dari target kedelapan, dan menyabet 37 medali emas dari target 16 medali emas.

"Ini keberhasilan seluruh masyarakat Indonesia yang bekerja sama dalam menyukseskan Asian Para Games," tandasnya.

Turut hadir dalam FMB 9 kali ini sebagai narasumber antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menristekdikti M Nasir, dan Menkop UKM AAGN Puspayoga.

Kegiatan FMB 9 juga bisa diikuti secara langsung di: www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).