Rilis 7 : Bupati Banyuwangi: Presiden Terus Memberi Arahan Melayani Rakyat dengan Cepat

TANGGAL :
Kamis, 22 November 2018

JAM NAIK BERITA :
14:15:33

MEDIA :
-

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Peningkatan Daya Saing Daerah

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :

AD :

FILE ORIGINAL :


SURABAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggenjot 40 Inovasi Public. Di antaranya memaksimalkan gojek yang juga bekerja mengantar Rantang Kasih.
"Setiap hari kami kasih rantang makanan secara gratis. Inovasi ini tidak menunggu petunjuk dari Jakarta. Kami juga ada mall pelayanan public, di mana ada 199 pelayanan, imigrasi, KTP, bilik nikah yang kami layani," ujar Abdullah Azwar Anas.

Penjelasan itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (Dismed FMB'9) dengan tema "Membangun Indonesia Dalam Perspektif Peningkatan Daya Saing Daerah" di Ruang Hayam Wuruk, Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur (Jatim), Surabaya, Kamis (22/11/2018).

Selain itu, menurut Bupati Banyuwangi, pihaknya juga mensinergikan dengan ruang guru. Dan saat ini peserta sudah ada 10 juta, sehingga bisa menjadi mefia pembelajaran bagi anak-anak dengan aplikasi startup ini.

"Di sektor pariwisata, kami bekerja sama dengan traveloka, dengan pelayanan dan kualitas yang kami tingkatkan. Ini bukti daya saing daerah. Di sebuah ajang di Madird, Banyuwangi mampu mengalahkan Puerto Rico, Kenya dan Brazil. Kita (Banyuwangi) mendapat peringkat nomor 1 terkait inovasi pariwisata," ungkap Abdullah Azwar Anas.

Karena itu, Bupati Banyuwangi menjelaskan kenapa harus ada Banyuwangi Festival. Bank Indonesia (BI) mensurvei terhadap 10 destinasi wisata indonesia. Yang menarik adalah orang asing ke kawah ijen adalah 76%.

"Berikutnya, kami puya SOP semua laporan pengaduan, tidak lebih dari 4 jam. Kalau ada camat yang pelayanan pengaduannya lebih dari 4 jam langsung kita ganti. Saya sampaikan kami memberikan beasiswa bukan hanya sekolah, tapi juga beasiswa skripsi dan tesis," ujar Abdullah Azwar Anas.

Terkait infrastruktur, Bupati Banyuwangi mengungkapkan, pihaknya diberi anggaran 400 miliar Rupiah untuk membangun bandara dalam beberapa bulan. "OCN kita dari 37 menjadi 57. Saya sangat berterima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah mensupport kami," ucap Abdullah Azwar Anas.

Selanjutnya, menurut Bupati Banyuwangi terkait Sumber Daya Manusia (SDM). "Alhamdulillah, berkat pemerintah pusat yang responsive yang kerja di pariwisata adalah anak asli Banyuwangi," jelas Abdullah Azwar Anas.

Presiden Jokowi, menurut Bupati Banyuwangi, terus memberi arahan untuk melayani rakyat dengan cepat. "Kami ke Azerbaijan, ternyata di sana ada 400 pelayanan dalam 1 mall. Maka kami pulang langsung membuat mall pelayanan di Banyuwangi," pungkas Abdullah Azwar Anas.

Selain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, turut hadir sebagai narasumber dalam Dismed FMB'9 kali ini antara lain Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laskda Agus Setyadi, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi.

Kegiatan Dismed FMB'9 ini juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).