Soal Pengangguran, WH Fokus Pendidikan Gratis dan Insentif Guru

TANGGAL :
Kamis, 6 Desember 2018

JAM NAIK BERITA :
22:53:01

MEDIA :
Palapanews.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Hamid Muhamad, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah,Wahidin Halim, Gubernur Banten

TONE :
Pro

TOPIC :
Membangun Banten

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 9.000.000

AD :
Rp. 3.000.000

LINK ORIGINAL :

Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim menyampaikan bahwa dengan pendidikan gratis dan menaikan gaji serta intensif guru di Provinsi Banten dapat meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mampu menekan angka pengangguran yang tinggi.
Hal ini disampaikan Gubernur dalam Acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema “Membangun Indonesia Dengan Tenaga Kerja Berkualitas” di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (06/12/2018).

Wahidin Halim menyampaikan, Provinsi Banten memiliki angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang tinggi, inflasi yang rendah, rakyat miskin berkurang, namun angka pengangguran yang tinggi.

Pria yang akrab disapa WH ini menjelaskan, tingginya angka pengangguran ini banyak disumbang oleh lulusan SMK yang belum secara maksimal terserap oleh industri-industri yang ada di Provinsi Banten. Selain itu, banyak siswa-siswa di Provinsi Banten tidak maksimal dalam menyelesaikan pendidikan karena biaya pendidikan yang tinggi. Oleh sebab itu, menggratiskan biaya pendidikan serta menaikkan gaji dan insentif dari guru-guru yang ada di Provinsi Banten. Diharapkan dengan hal itu, kuliatas dari tenaga kerja di Provinsi Banten akan semakin lebih baik lagi.

Selanjutnya, dengan meningkatkan infrastruktur serta membuka daerah-daerah yang hingga saat ini masih terisolasi di Provinsi Banten, akan mempermudah dalam pengelolaan sumber daya alam yang ada. Sehingga jumlah pengangguran yang tinggi saat ini tidak hanya fokus pada penyerapan industri-industri semata, namun mampu memaksimalkan sumberdaya alam yang ada di Banten atau bahkan dapat membuka lapangan pekerjaan.

“Provinsi Banten adalah Provinsi yang kaya, selain itu letaknya yang strategis menjadikan Provinsi Banten memiliki potensi yang besar. Selah atunya adalah sector pariwisata yang sangat baik. Kita akan kelola pariwisata di Provinsi Banten suapaya kedepannya sektor pariwisata bisa menjadi salah satu produk unggulan dari Provinsi Banten,” ujar WH.

Menteri Riset Teknologi, dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir menyampaikan, saat ini Indonesia memiliki tantangan kebutuhan tenaga kerja berkualitas dan terampil di era industri 4.0. Sehingga diperlukan persiapan yang matang guna menghadapi tahun 2030 dengan demografi pekerja di Indonesia yang mencapai puncaknya bahkan bisa menjadi pusat perekonomian Asia, hingga dunia.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad menyampaikan, saat ini pemerintah pusat tengah berkonsentrasi mencari cara bagaimana meningkatkan kualitas dari SMK-SMK yang ada di Indonesia. Selain itu, peningkatan mutu guru pun tak luput dari perhatian pemerintah pusat.

Selanjutnya, penyelarasan kurikulum menjadi poin penting guna mengetahui kebutuhan dari dunia kerja itu sendiri, ditambah dengan sertifikasi kompetensi sebagai legitimasi bagi para lulusan SMK sebagai bukti keahlian yang dimiliki apakah sudah sesuai dengan standar yang ada atau belum.