Menristek Diktik Janjikan Fakultas Kedokteran Untirta Tahun Depan

TANGGAL :
Kamis, 6 Desember 2018

JAM NAIK BERITA :
23:00:35

MEDIA :
Rmolbanten.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
M Nasir, Menristekdikti ,Soleh Hidayat, Rektor Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa

TONE :
Pro

TOPIC :
Membangun Banten

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 9.000.000

AD :
Rp. 3.000.000

LINK ORIGINAL :

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menjanjikan fakultas kedokteran Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, bisa memulai pembukaan mahasiswa baru pada Tahun Ajaran 2019 mendatang.
Demikian disampaikan Menteri Ristekdikti M Nasir usai menjadi pembicara dalam diskusi media ''Membangun Indonesia Dengan Tenaga Kerja Berkualitas' di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Curug Kota Serang, Kamis (6/12).

''Pendidikan dokter ini merupakan pendidikan yang sangat penting dikembangkan di Provinsi Banten. Mengapa, karena tingkat kesehatan yang ada di Banten masih kurang, perlu kita dorong. Dan ketersediaan dokter yang ada di Banten juga rendah, karena tidak ada pendidikan dokter," katanya.

Nasir menjelaskan, setiap provinsi minimal harus ada satu pendidikan kedokteran tersebut termasuk di Banten.

Namun demikian, kata Nasir, persoalan yang dihadapi saat ini, pendidikan kedokteran menyangkut profesi sehingga ada lima lembaga yang terlibat dalam pendirian pendidikan kedokteran tersebut yakni Kemenristekdikti, Kemenkes sebagai user, kemudian Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

"Dengan Kemenkes sudah clear, ARSPI juga sudah clear. Tinggal IDI dengan KKI. Apa yang harus kita lakukan, bagaimana kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi dalam pendidikan kedokteran ini, yang masih dalam proses," ungkapnya.

Laebih lanjut Nasir mengatakan, di Kementerian Ristekdikti secara prinsip sudah selesai semua, sehingga harapannya pada penerimaan mahasiswa baru Tahun 2019 sudah bisa terwujud dan sudah clear yang ada di Banten ini.

Dalam upaya mendorong fakultas kedokteran di Banten tersebut, kata Nasir, pihaknya terus melakukan kordinasi diantaranya Dirjen Pembelajaran kordiniasi dengan Dirjen Kelembagaan.

Ini juga, lanjut Nasir, yang nantinya juga akan melakukan kordinasi dengan pihak Untirta dan juga pemerintah daerah, karena kaitanya dengan ARSPI juga sudah selesai mengingat di Banten sudah ada rumah sakit pemerintah yang akreditasinya B dan bisa menjadi rumah sakit untuk lembaga pendidikan.

Sementara itu Rektor Untirta Soleh Hidayat mengatakan, hasil pembicaran Menristekdikti dengan Gubernur Banten Wahidin Halim yang mendesak agar segara ada fakultas kedokteran di Banten.

Maka, Menristekdikti menargetkan fakultas kedokteran tersebut dimulai awal Tahun 2019 sekaligus membuka penerimaan mahasiswa baru pada 2019.

"Alhamdulih, hasil pembicararaan pak menteri dengan pak gubernur tadi, Insha Allah SK-nya nanti akan diserahkan Januari oleh presiden pada saat kunjungan ke Banten," kata Soleh Hidayat. [dhn]