Forum Merdeka Barat 9 Gelar Diskusi “Membangun Indonesia dengan Tenaga Kerja Berkualitas” Di Banten.

TANGGAL :
Kamis, 6 Desember 2018

JAM NAIK BERITA :
23:34:50

MEDIA :
Satubanten.com

JOURNALIST :
Redaksi

NARASUMBER :
Redaksi

TONE :
Pro

TOPIC :
Membangun Banten

CATEGORY :
-

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 9.000.000

AD :
Rp. 3.000.000

LINK ORIGINAL :

Serang – Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Kamis (6/12), kembali menyelenggarakan Diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan awak media di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Serang.
Dipilihnya lokasi di Serang, Banten disebabkan perekonomian Banten, sebagai salah satu daerah penyangga DKI Jakarta, dalam tiga tahun terakhir menunjukan perkembangan yang menggembirakan. Tahun 2016, tumbuh 5,28%, kemudian meningkat menjadi 5,71% di 2017, Hingga semester I tahun 2018 ini, ekonomi Banten tumbuh 5,75%. Angka ini jauh di atas rata-rata angka pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada 2017 sebesar 5,07% dan pada Semester I 2018 sebesar 5,17%.

Pertumbuhan ekonomi Banten tidak lepas dari pertumbuhan di lapangan usaha industri pengolahan dan lapangan usaha perdagangan besar-eceran, serta reparasi mobil-motor dengan kontribusi masing-masing sebesar 31,66% dan 12,59%. Yang tidak kalah menarik adalah adanya berbagai fasilitas infrastruktur strategis. Antara lain, pelabuhan Merak dan Cigading, Bandara Soekarno-Hatta dan Jalan Tol Jakarta-Merak. Propinsi Banten juga memiliki akses yang sangat mudah menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan jumlah penduduk sebesar 5,33 juta orang (Agustus 2018), Banten merupakan salah satu daerah utama tujuan investasi di Indonesia. Tahun 2017, realisasi nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) Banten berada pada urutan kelima di Indonesia, dengan nilai Rp5,1 triliun. Sedangkan realisasi penanaman modal asing (PMA) ada diurutan ketiga dengan nilai mencapai 3,0 miliar US$.

Hadir dalam acara yang bertajuk “Membangun Indonesia dengan Tenaga Kerja Berkualitas” sebagai narasumber, Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi RI Mohamad Nasir, Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan, Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Dewi Chomistriana, ST, M.ScS Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad, dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (SBS02)