250.000 Sekolah Berdiri di Daerah Rawan Bencana

TANGGAL :
Sabtu, 9 Februari 2019

JAM NAIK BERITA :
00:00:00

MEDIA :
Medcom.id

JOURNALIST :

NARASUMBER :

TONE :
Pro

TOPIC :
Potensi dan Mitigasi Kebencanaan

CATEGORY :

RUBRIC/PAGES :
Berita

PR :
Rp. 9.000.000

AD :
Rp. 3.000.000

LINK ORIGINAL :

Jakarta: Direktur Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan mengatakan ada 250.000 atau 75 persen sekolah di Indonesia berada di daerah rawan bencana. Mulai dari tingkat SD sampai SMA/SMK dengan kerawanan sedang sampai tinggi.
“Ada yang di daerah rawan tsunami, banjir, tanah longsor, gempat bumi, dan lainnya," kata Lilik Kurniawan di Gedung BMKG, Jakarta Pusat, 8 Februari 2019.

Lilik menambahkan Jawa Barat menjadi provinsi yang memiliki paling banyak sekolah yang berdiri di daerah rawan bencana. Total ada sekitar 4.800 sekolah yang berdiri di daerah rawan bencana.

Menurutnya hal ini menjadi peringatan bagi BNPB untuk memberikan pendidikan kebencanaan. Baik di sekolah maupun di masyarakat yang akan dilakukan tahun ini.

"Di sekolah harus ada papan peringatan, rute evakuasi dibuat atau dipasangan dengan jelas," ujarnya.

Lilik mengatakan selain bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan, BNPB juga akan memasifkan simulasi dan pelatihan penanganan bencana secara berkala dan berkesinambungan hingga ke tingkat RT/RW setempat.