Title : Rilis 5 : Dampak Ekonomi Annual Meetings IMF-WB 2018 Mencapai Rp5,5 Triliun Logo
Date : 2018-12-19 08:43:15
Media : -
Jurnalis : Redaksi
Narasumber : Redaksi
Nilai : Pro
Topik : Dampak Ekonomi AM IMF 2018
Kategori : -
Rubrik : Berita
Rilis 5 : Dampak Ekonomi Annual Meetings IMF-WB 2018 Mencapai Rp5,5 Triliun

Rilis 5 : Dampak Ekonomi Annual Meetings IMF-WB 2018 Mencapai Rp5,5 Triliun
Jakarta - Dari hasil survei Bappenas dan LPEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia terkait perhelatan Annual Meetings International Monetary Fund (IMF)-World Bank Group 2018 menunjukkan dampak ekonomi terbesar dirasakan Bali pada sektor pariwisata.

"Total dampak langsung ekonomi Bali mencapai Rp5,5 triliun selama periode 2017-2018," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro

Demikian disampaikan Bambang Brodjonegoro dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Dampak Ekonomi Annual Meetings IMF-World Bank 2018" di Kantor Bappenas Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Menurut Menteri Bambang, dari jumlah tersebut sebanyak Rp3,05 triliun berasal dari infrastruktur yang dibangun untuk mendukung AM IMF-WB 2018. Adapun sebanyak Rp582 miliar dari pengeluaran wisatawan atau peserta event. Hasil survei merincikan dari pengeluaran pelancong tersebut, kontribusi dari peserta mancanegara sebesar Rp341,2 miliar, dari sumbangan domestik Rp241 miliar. Tercatat juga devisa yang masuk selama perhelatan tersebut mencapai Rp396 miliar masing-masing dari pengeluaran peserta Rp341 miliar dan Rp55 miliar dari operasional dengan pengeluaran rata-rata US$2.800 per orang atau dua kali lipat dari biasanya.

Bambang Brodjonegoro menambahkan, agenda AM IMF-WB 2018 turut mendongkrak pariwisata di Bali. Waktu pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 ini memang jatuh pada saat low season September-Oktober. Sedangkan, masyarakat Barat umumnya menghabiskan liburan di saat Musim Panas di bulan Juni sampai September.

Sebagai gambaran, Kepala Bappenas menerangkab, jika dibandingkan year on year jumlah turis ke Bali dari September ke Oktober 2016 ke tahun 2017 itu turun 15,8%. Namun pada tahun 2018 berkat event IMF WBG hanya menurun 7,2%. Dari data Oktober 2017 turis mancanegara yang masuk sebesar 464 ribu, pada tahun 2018 yang masuk 515 ribu. Rata-rata masa tinggal turis di Bali selama ini mencapai 3,3 hari, namun pada saat agenda tersebut mencapai 7,7 hari.

Meningkatkan Pertumbuhan

Selama periode 2017-2018, Pertemuan tahunan IMF-WB 2018 berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 0,01 persen. Pertemuan Tahunan IMF-WB juga menciptakan lapangan kerja bagi 22,300 orang di Bali serta meningkatkan upah riil sebesar 0,70 persen.

Sedangkan pada Provinsi Bali, Pertemuan Tahunan IMF-WB berkontribusi memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,41 persen dari pertumbuhan baseline. Efek pengganda Output Perekonomian Provinsi Bali tahun 2017-2018 adalah sebesar Rp2,7 Triliun.

Jumlah peserta pada rangkaian kegiatan tersebut adalah 34.761 orang, yang terdiri peserta dengan kategori delegasi 3.641 dan non-delegasi 31.120 (berdasarkan data jumlah ID/badge yang dicetak). Jumlah ini merupakan peserta Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 terbanyak sepanjang sejarah. Bahkan, sebanyak 95% peserta merekomendasikan Indonesia sebagai daerah tujuan wisata.

Selain Menteri PPN turut hadir sebagai narasumber Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Kegiatan Dismed FMB'9 ini juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).
Forum Merdeka Barat 9
Kementerian Komunikasi Komunikasi dan Infromasi
Jalan Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta Pusat 10110