Title : Menko Luhut Soal Sampah: Kita Tidak Boleh Membunuh Industri Plastik Logo
Date : 2018-12-19 17:03:45
Media : Merdeka.com
Jurnalis : Redaksi
Narasumber : Luhut Binsar Panjaitan, Menko Kemaritiman
Nilai : Pro
Topik : Dampak Ekonomi AM IMF 2018
Kategori : -
Rubrik : Berita
Menko Luhut Soal Sampah: Kita Tidak Boleh Membunuh Industri Plastik

Menko Luhut Soal Sampah: Kita Tidak Boleh Membunuh Industri Plastik
Pemerintah Jokowi-JK terus berupaya menekan tingginya sampah plastik. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti bahkan mengusulkan agar penggunaan plastik sebaiknya dilarang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa upaya mengatur penggunaan plastik tidak boleh sampai mematikan industri plastik.

"Saya pikir kita tidak boleh membunuh industri plastik juga karena kita butuh," kata dia, saat ditemui, di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (18/12).

Mantan Menko Polhukam ini menyampaikan bahwa penggunaan plastik memang sepatutnya diatur agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan hidup.

Meskipun demikian, dia mengatakan bahwa penataan harus dilakukan secara terukur. Jangan sampai malah berimbas buruk pada industri.

"tapi penggunaannya yang kita tata dengan baik. Jadi jangan salah juga, nanti orang bilang, 'bunuh itu industri plastik', itu tidak boleh, kita banyak kebutuhan industri plastik," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengaku tidak setuju rencana cukai plastik sebagai langkah untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia. Dari pada cukai, lebih baik kantong plastik tersebut dilarang sepenuhnya.

"Ini plastik jelek kayak gini (plastik kresek), baru hancur 450 tahun. Kalau tidak dihentikan, nanti 2030 akan lebih banyak plastik dari pada ikan," jelas dia di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (17/12).

Pelarangan seperti ini dinilai lebih efektif untuk membuat Indonesia bebas dari masalah sampah. "Tidak perlu cukai, dilarang saja penggunaannya," ujar dia.

Selain cukai, Menteri Susi juga mengaku tidak setuju dengan program kantong plastik berbayar yang sebelumnya ini diuji coba di ritel modern. Hal seperti ini dinilai tidak mendidik para konsumen untuk berhenti menggunakan kantong plastik.

"Saya tidak setuju plastik berbayar, larang saja. Kalau berbayar, kalau sudah bayar nanti cemari lingkungan," kata dia.

Menurut Menteri Susi, sampah plastik sudah menjadi masalah besar bagi Indonesia. Bukan hanya di darat, sampah ini juga telah mengotori lautan dan merusak habitat di perairan.
Forum Merdeka Barat 9
Kementerian Komunikasi Komunikasi dan Infromasi
Jalan Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta Pusat 10110